Tuhan Tau Kita Mampu
Bukan mimpi kita...bukan pula mau sang buah hati terlahir berbeda dari yang lain
semua sudah menjadi kehendak Tuhan yang harus disyukuri
mereka bukanlah kutukan bukan pula cobaan...tapi mereka adalah hadiah yang Tuhan berikan buat kita
Tuhan percaya kita bisa...Tuhan juga percaya kita mampu memberikan segenap cinta dan seberkas nafas kehidupan yang penuh kebahagiaan buat mereka...
kita punya cinta yang mereka butuhkan...
dan dari segala keterbatasannya..jika mereka mampu ungkapkan dengan kata-kata maka terucaplah "beri kami hidup yang sama berartinya seperti kami mencintai orang-orang yang mencintai kami"
tataplah mata mereka yang penuh harapan...impian juga masa depan...
sebagai "Anak Berkebutuhanan Khusus" mereka juga memiliki hak yang sama dengan yang lain..
with love...dedicated 4 my lovely kid Adhimas "WISNU" Tyagananto..
semua sudah menjadi kehendak Tuhan yang harus disyukuri
mereka bukanlah kutukan bukan pula cobaan...tapi mereka adalah hadiah yang Tuhan berikan buat kita
Tuhan percaya kita bisa...Tuhan juga percaya kita mampu memberikan segenap cinta dan seberkas nafas kehidupan yang penuh kebahagiaan buat mereka...
kita punya cinta yang mereka butuhkan...
dan dari segala keterbatasannya..jika mereka mampu ungkapkan dengan kata-kata maka terucaplah "beri kami hidup yang sama berartinya seperti kami mencintai orang-orang yang mencintai kami"
tataplah mata mereka yang penuh harapan...impian juga masa depan...
sebagai "Anak Berkebutuhanan Khusus" mereka juga memiliki hak yang sama dengan yang lain..
with love...dedicated 4 my lovely kid Adhimas "WISNU" Tyagananto..
Kamis, 19 Februari 2015
The Three Muskeeteer
Tiga sahabat yang tidak terpisahkan ... :D
seperti sebuah film yang diambil dari novel yang menceritakan petualangan tiga sahabat karib yang menjunjung semboyan "Satu untuk semua, dan semua untuk satu". "THE THREE MUSKEETEER" hehee
dipertemukan di kelas pemula TKLB Kaliwates jember 3 tahun yang lalu, selanjutnya mereka tidak pernah mau dipisahkan dengan kelas yang berbeda padahal usia antara ketiga sahabat itu berbeda (lihat foto dari kanan) Darin 1 tahun lebih tua dari Dhimas dan Dhimas 1 tahun lebih tua dari Rayhan
Ketika pulang sekolah dan harus pulang ke rumah masing-masing pasti mereka akan saling merindukan, kadang menangis seakan besok tidak akan ketemu lagi
mereka tidak akan saling menyakiti, sifat Darin yang lembut, lucu, dan penyayang menyempurnakan sikap Dhimas yang periang dan bersahabat serta melengkapi sikap Rayhan yang penuh senyum dan selalu mencetuskan ide-ide bermain bersama
itu adalah foto mereka ketika baru masuk sekolah dengan seragam baru pula, siapa sangka 3 tahun yang lalu Dhimas dan Rayhan sama-sama belum bisa berjalan karena keduanya adalah penyandang Celebral Palsy, dari tiga sahabat itu hanya Darin yang sudah bisa berlari. Tetapi ketiganya saling mensupport 1 sama lain satu tahun kemudian Dhimas akhirnya bisa berjalan dan karenanya memotivasi Rayhan yang 1 tahun kemudian akhirnya juga bisa berjalan. kini mereka bisa berlari bersama dan saling berkejar-kejaran.
Persahabatan mereka itu tulus, tanpa ada rasa benci atau mempengaruhi satu sama lain meskipun mereka bertiga, selalu ada senyum dan tawa menghiasi kebersamaan, ada rasa saling merindukan ketika mereka jauh. hal lucu ketika salah satu ditanya "temanmu disekolah siapa Dhimas?" pasti Dhimas akan menjawab "dayin, E'ang", begitu pula ketika Rayhan yang ditanya dengan pertanyaan yang sama jawabnya juga akan sama "Dhimas sama dayin".. Darinpun sama "Dhimas Ehan"... heheee begitu banyak teman tapi sampai sekarang yang mereka hafal dan pastinya melekat dihati adalah nama-nama mereka bertiga tetapi bukan berarti mereka tidak mau bermain dengan teman yang lain.
satu hal lagi Mama mereka juga sama, yaitu "Mama rayhan" hahahaaa. baby sister yang tiada duanya yang mewakili mama Dhimas dan Mama Darin ketia ketiga sahabat itu disekolah, melayani mulai makan, jajan juga penjagaan seperti bodyguard...hihihi
*thanks u mama Rayhan, jasamu tiada tara semoga Allah membalas semua kebaikanmu
Kenapa terkadang orang dewasa tidak bisa seperti mereka? lihatlah ketiga sahabat itu yang harus melalui hidup mereka dengan keterbatasan. Mereka hanyalah tahu tentang kasih sayang dan cinta kasih. tidak perduli seberapa besar materi yang diberikan atau pujian dan sanjungan yang dihadiahkan tetapi mereka akan lebih menghargai seberapa besar orang lain menyayangi, mencintai dan memperhatikan mereka.
"Do'a mama Dhimas : semoga kalian selalu diberi kesehatan, jiwa yang tulus selamanya serta berkah yang melimpah dari Allah untuk kalian juga keluarga, juga persahabat yang langgeng yaaaaa.... muaacchhhh"
Jumat, 16 Mei 2014
Her name is "TANTI AMALIA"
Look at the picture!!! Ibu guru muda berhijab yang ada diantara
anak-anak itu adalah “TANTI AMALIA’. Anak-anak biasa memanggilanya bu Atti atau
bu Tanti, Sosoknya sederhana, ramah, suaranya lembut dan keibuan cocok sekali
dengan profesinya sebagai guru di SDLB Kaliwates Jember. Dia tidak sendiri,
biasanya selalu berpasangan dengan ibu Novi, sayang tidak ada foto ibu novi
diantara anak-anak itu, karena jangan-jangan ibu Novi yang mengambil gambar
mereka itu. Foto ini aku save dari profil picture BB ibu Tanti hehee
Tentunya tidak mudah menjadi seorang guru SDLB yang setiap hari harus
menghadapi anak-anak berkebutuhan khusus dengan berbagai macam karakter yang
berbeda-beda, butuh kesabaran tinggi, kemampuan berkomunikasi yang baik serta
yang utama adalah keikhlasan.
Sudah hampir 2 tahun ini sejak Adhimas aku pindahkan dari sekolah SLB
Bintoro ke SDLB Kaliwates ada dibawah bimbingan dan pendampingan bu Atti dan bu
Novi, mereka layaknya ibu bagi Adhimas, Darin, Rayhan juga anak-anak yang lain
ketika berada disekolah. Membimbing anak-anak utuk mandiri mulai dari melapas
dan memasangkan sepatu sendiri, membaca, mengaji, menyanyi, menggambar juga
banyak hal lain yang harus diajarkan. Mengajar anak-anak disekolah umum mungkin
menjadi hal yang biasa meskipun sama-sama harus memiliki keterampilan, kesabaran
juga komunikasi yang khusus tapi mengajar untuk anak-anak berkebutuhan khusus
di SDLB seperti mereka adalah hal yang luar biasa.
It’s amazing ketika suatu kali aku mengantar Adhimas berangkat sekolah
dan menghantarnya hingga pintu kelas, aku melihat ibu Atti menyambut beberapa
anak-anak yang datang dan menyalami serta mencium pipi mereka yang sepertinya
merupakan hal yang rutin dan seringkali dilakukan. What is the mean amazing??? Lihatlah…
ketika banyak orang melihat sebelah mata bahkan kadang jijik terhadap anak-anak
berkebutuhan khusus dengan hanya bisa menatap aneh serta mengeluarkan kata-kata
“kasihan ya?” , tapi ibu Atti justru dengan tulus memperlakukan mereka dengan
penuh kasih sayang bahkan mencium mereka tanpa ada rasa bahwa mereka berbeda.
Pernah juga ketika suatu kali aku merayakan ultah adhimas yang ke 7
tahun dikelas, aku dokumentasikan beberapa aktivitas anak-anak yang dibimbing
oleh ibu Atti dan bu Novi serta beberapa wali murid yang juga membantu dalam
acara itu. Sesampainya dirumah, aku lihat kembali foto-foto hasil jepretanku di
layar laptop. Hap! Aku menangkap sebuah foto dimana disana ibu Novi yang waktu
itu sedang hamil besar menyuapi kue tar pada salah satu siswa down sindrom dengan
wajah penuh ketulusan terabadikan. Itu bukan akting, pose ataupun sebuah drama
yang sengaja direkam, tapi itu adalah sebuah kejadian nyata yang tanpa sengaja
ter-candid.
Aku juga seorang guru dan aku mengajar disekolah umum,tapi jujur aku
tidak akan mampu seperti mereka, aku manusia biasa yang tidak jarang
ngomel-ngomel ketika murid-murid membuat gaduh atau marah ketika mereka melakukan
perbuatan yang menganggu di kelas. Tapi bagaimana dengan bu Atti dan bu Novi? Mereka
tidak akan marah-marah ketika beberapa anak yang tidak jarang berperilaku
menjengkelkan, mereka hanya mengatakan “tidak..tidak sayang… ayo duduk yang
manis”.
Subhanallah, diantara anak-anak yang lahir dengan berkebutuhan khusus
Allah juga menciptakan guru-guru yang memiliki hati mulia dengan pengabdian
yang tidak bisa dinilai dengan materi.
Doa kami semoga bu Atti dan bu Novi mendapatkan berkah yang melimpah
dari Allah sebagai ganjaran dari setiap ketulusan juga keikhlasan. Serta untuk
semua guru-guru anak-anak berkebutuhan khusus yang lain tentunya.
Buat bu Novi, semoga untuk kehamilan kali ini menjadi barokah, sehat
ibu dan bayinya.
Khususon untuk ibu Atti semoga sukses dalam karier, dalam jodoh tidak
lagi long distance relation ship jadi bisa mengakhiri masa lajang penuh kegalauan
hihihiii…dan menikah dengan orang yang dicintainya. We love u momy… May Allah
blessing u ;)
Minggu, 17 November 2013
Sekolah baru
Berpindah…
Sejak awal tahun ajaran baru 2012 Wisnu aku pindahkan
sekolah dari TKLB kelas Authis di SLB Bintoro ke TKLB kelas C Kaliwates sesuai
dengan saran dari psikiaternya. Berat memang awalnya memindahkannya ke sekolah
yang baru karena jaraknya yang jauh dari tempatku bekerja, menjadi sebuah PR
tersendiri ketika aku harus bisa tetap bekerja tapi juga bisa menghandle ketika
Wisnu pulang sekolah jam 10 pagi sementara aku pulang kerja jam setengah 2. Akhirnya,
aku putuskan meminta bantuan Pak Di salah seorang penjaga sekolah di SLB yang
kebetulan kenal baik dengan bapak. Menjemput Wisnu sepulang sekolah dan
menitipkannya di rumahnya sampai aku menjemput sepulang aku bekerja.
Bukan keputusan yang salah, ketika aku memutuskan untuk
memindahkan Wisnu ke TKLB C Kaliwates. Tempat yang tepat dimana anak-anak yang
memiliki persamaan kebutuhan khusus ada di kelas yang sama. Aku melihat dia
bahagia disana bersama teman-teman juga guru-guru baru. Wisnu tidak lagi
dipanggil Wisnu tapi sekarang semua memanggil dengan panggilan nama depannya
Adhimas
Those are the great moment in there…. Belum genap setahun
Dhimas sekolah disana, dia sudah bisa berjalan. Alhamdulillah… puji syukur
kehadirat Allah SWT, serta terimakasih buat semua yang sangat ikut membantu jg
mendukung Dhimas dalam berlatih selama ini
Tidak akan terlupakan, ada kakak, Uti, kung, pak de,
teman-teman seperti Darin, lia,Rehan dll, juga ibu bapak guru ibu Novi dan ibu
Tanti, Pak Di juga tentu Ayah tanpa terkecuali…
#pengen cerita orang-orang yang ikut andil dalam hidup Adhimas... ;)
Kamis, 04 Agustus 2011
Hari ini aku lihat bahagia dimata mungilmu
Langkahku seakan galau...
ketika harus memasuki halaman Sekolah Luar Biasa (SLB) bersama buah hatiku
ada perasaan "kenapa harus disini??"...
perlahan aku masuk keruangan kelas intensif authise...(anakku tidak authis tapi kelainan pada tulang belakangnya membuatnya diusia 5 tahun belum bisa berjalan bahkan berpengaruh pada kemampuan psikomotornya jd dia juga butuh pengawasan dan pendidikan khusus untuk melatih kemampuan motorik juga intelegensinya) disana kami diterima dan disambut dengan baik
kebetulan saat kami datang saat itu anak-anak dikelas itu sedang istirahat dan bermain dilantai yang beralaskan matras warna-warni
saat aku letakkan anakku untuk berbaur bersama teman-teman dan mainan juga para guru yang ada
dia tampak begitu bahagia...ceria, seakan dari matanya berkata "mama...aku bahagia, disinilah tempatku, merasakan kebersamaan bersama teman-teman yang senasib denganku, disini aku merasa tidak berbeda dengan yang lain"..
dalam hati aku menangis...tapi juga bahagia...ternyata kita tidak sendiri sayang
disini kita bisa saling berbagi baik kesedihan maupun kebahagiaan
ketika harus memasuki halaman Sekolah Luar Biasa (SLB) bersama buah hatiku
ada perasaan "kenapa harus disini??"...
perlahan aku masuk keruangan kelas intensif authise...(anakku tidak authis tapi kelainan pada tulang belakangnya membuatnya diusia 5 tahun belum bisa berjalan bahkan berpengaruh pada kemampuan psikomotornya jd dia juga butuh pengawasan dan pendidikan khusus untuk melatih kemampuan motorik juga intelegensinya) disana kami diterima dan disambut dengan baik
kebetulan saat kami datang saat itu anak-anak dikelas itu sedang istirahat dan bermain dilantai yang beralaskan matras warna-warni
saat aku letakkan anakku untuk berbaur bersama teman-teman dan mainan juga para guru yang ada
dia tampak begitu bahagia...ceria, seakan dari matanya berkata "mama...aku bahagia, disinilah tempatku, merasakan kebersamaan bersama teman-teman yang senasib denganku, disini aku merasa tidak berbeda dengan yang lain"..
dalam hati aku menangis...tapi juga bahagia...ternyata kita tidak sendiri sayang
disini kita bisa saling berbagi baik kesedihan maupun kebahagiaan
Langganan:
Postingan (Atom)


